Pemprov Banten Dampingi Keluarga Surakman hingga Pemakaman di Carita
RAJAMEDIA.CO – Pandeglang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi keluarga Surakman (60), salah satu kru KM Arupadhatu I yang menjadi korban insiden laut di Selat Sunda.
Jenazah Surakman yang sebelumnya ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, telah dipulangkan ke Banten setelah identitasnya dipastikan melalui pemeriksaan DNA oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri. Pada Kamis (24/9/2026), jenazah dimakamkan di TPU Ki Demang, Kampung Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang.
Pemprov Banten Hadir hingga Pemakaman
Mewakili Gubernur Banten Andra Soni, Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Banten Arif Agus Rakhman menghadiri prosesi salat jenazah hingga pemakaman Surakman.
Arif menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga sekaligus memastikan Pemprov Banten akan terus memberikan pendampingan.
_1790251856.jpg)
“Kami atas nama Pemprov Banten menyampaikan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga. Kami akan terus melakukan pendampingan dan berkomunikasi intensif dengan keluarga,” kata Arif melansir laman bantenprov.go.id.
Arif menegaskan, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya dalam menangani perkembangan kasus tersebut.
“Informasi sekecil apa pun yang kami terima akan kami komunikasikan kepada keluarga,” ujarnya.
Jenazah Tiba, Suasana Haru Menyelimuti Carita
Jenazah Surakman tiba di Masjid Agung Al Khusaeni sekitar pukul 10.45 WIB menggunakan ambulans. Keluarga, kerabat, dan warga telah berkumpul sejak pagi untuk menyambut kepulangan almarhum.
Setelah disalatkan, jenazah kemudian dibawa menuju TPU Ki Demang yang berada tidak jauh dari masjid untuk dimakamkan.
Arif bersama jajaran kepolisian dan masyarakat turut mengantarkan jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir. Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono juga hadir dalam prosesi tersebut. Almarhum Surakman dimakamkan keluarga di TPU Ki Demang pada Kamis siang.
Surakman Ditemukan di Pulau Enggano
Surakman sebelumnya ditemukan meninggal dunia di wilayah Pulau Enggano, Bengkulu, pada 12 September 2026, setelah KM Arupadhatu I yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda pada 7 September 2026.
Jenazah kemudian menjalani proses identifikasi. Hasil pemeriksaan DNA DVI Pusdokkes Polri memastikan jenazah tersebut merupakan Surakman. Kepastian itu menjadi dasar pemulangan jenazah ke keluarga di Pandeglang.
Rombongan KM Arupadhatu I tersebut berjumlah delapan orang, terdiri atas lima jurnalis, dua kru kapal, dan satu orang pemandu.
Andra Soni Sebelumnya Bertakziah
Sehari sebelum pemakaman, Gubernur Banten Andra Soni mendatangi rumah duka Surakman di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Rabu (23/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Andra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga sekaligus memastikan Pemprov Banten memberikan pendampingan dalam proses pemulangan hingga pemakaman.
Hasil pemeriksaan DVI yang menggunakan data primer, termasuk sidik jari, susunan gigi, dan DNA, memastikan identitas Surakman. Hasil DNA juga menunjukkan kecocokan genetik dengan keluarga korban.
Pendampingan untuk Keluarga Terus Berjalan
Pemprov Banten menyatakan koordinasi dengan unsur terkait tetap dilakukan. Pendampingan tersebut tidak hanya menyangkut proses pemulangan dan pemakaman Surakman, tetapi juga perkembangan pencarian korban lain dari KM Arupadhatu I.
Sebelumnya, operasi SAR gabungan untuk mencari delapan orang yang hilang telah dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari. Namun, pemantauan dan koordinasi lintas wilayah tetap dilakukan oleh Basarnas.
Bagi keluarga Surakman, kepulangan jenazah menjadi akhir dari penantian panjang setelah lebih dari dua pekan sejak kapal dinyatakan hilang kontak.
Semoga almarhum Surakman mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Ékobis | 2 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Hukum | 1 minggu yang lalu
Peristiwa | 1 minggu yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu