Festival Kalisabi Menggema! Sachrudin Ajak Warga Bersatu Selamatkan Sungai
RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Ribuan warga memadati kawasan Kalisabi, Kota Tangerang, dalam gelaran Festival Kalisabi, Minggu (12/7/2027). Tak sekadar menjadi ajang hiburan, festival ini menjadi gerakan kolaboratif untuk membangun kesadaran bersama menjaga kebersihan sungai dan kelestarian lingkungan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, persoalan sampah dan pencemaran lingkungan hanya bisa diatasi melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga media harus bergerak dalam satu barisan.
Lingkungan Bukan Tanggung Jawab Pemerintah Saja
Menurut Sachrudin, tantangan pengelolaan sampah semakin kompleks sehingga tidak mungkin diselesaikan hanya oleh pemerintah.

Karena itu, ia mengajak seluruh unsur pentahelix untuk mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan.
"Penanganan masalah sampah tidak bisa dilakukan sendirian. Harus dilakukan bersama melalui kolaborasi pentahelix. Semua pihak memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga lingkungan," tegas Sachrudin melansir laman resmi Pemkot Tangerang.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Menteri Lingkungan Hidup yang turut memberikan dukungan langsung pada Festival Kalisabi.
Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga sungai sebagai bagian penting dari kehidupan kota.
Dukung Program Kali Bersih
Ketua komunitas Banksasuci, Ade Yunus, menjelaskan Festival Kalisabi digelar sebagai bentuk dukungan terhadap Program Kali Bersih (Prokasih) sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga sungai.
Ia berharap gerakan ini mampu membangun budaya baru, yakni menjadikan sungai sebagai ruang publik yang bersih, sehat, dan produktif.
Bersih Sungai hingga Tebar Benih Ikan
Festival Kalisabi menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Mulai dari aksi bersih-bersih sungai, penanaman pohon sebagai dukungan terhadap program nasional penanaman dua miliar pohon, penebaran benih ikan, senam sehat, hingga bazar dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal.
Menurut Ade, seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar masyarakat merasakan manfaat nyata ketika sungai terawat dengan baik.
"Kami ingin menunjukkan bahwa ketika sungai dijaga dan bersih, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Festival ini menjadi langkah awal agar gerakan menjaga Kalisabi terus berlanjut setiap tahun," ujarnya.
Ribuan Warga Padati Kalisabi
Tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu catatan positif dalam penyelenggaraan Festival Kalisabi.
Kawasan yang sebelumnya relatif sepi berubah menjadi pusat aktivitas ribuan warga yang datang mengikuti berbagai kegiatan sekaligus menunjukkan komitmen menjaga Sungai Kalisabi sebagai aset lingkungan Kota Tangerang.
Festival ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya gerakan lingkungan yang semakin kuat dan berkelanjutan, sehingga budaya menjaga sungai dapat menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Patandang | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 3 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Nagara | 4 hari yang lalu
Ékobis | 1 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu