Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Dasco Bantah Isu Jadi Cawapres, Sebut Ada Pengalihan Isu Penyadapan

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 05 November 2026 | 16:43 WIB
Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu dirinya jadi Cawapres - RMB -
Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu dirinya jadi Cawapres - RMB -

RMBANTEN.COM — Jakarta — Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar yang menyebut dirinya akan menjadi calon wakil presiden (cawapres). Ia menilai isu tersebut muncul sebagai upaya mengalihkan perhatian publik dari kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
 

Pernyataan itu disampaikan Dasco melalui akun X pribadinya, @bang_dasco, pada Rabu (4/11/2026) malam. Ia mengaitkan munculnya spekulasi pencalonan dirinya dengan isu penyadapan ilegal yang tengah menjadi perhatian publik.
 

“Ada upaya Pengalihan isu dari Hot isu Penyadapan Ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres,” tulis Dasco.
 

Dalam unggahan lainnya, Dasco menegaskan bahwa kabar mengenai dirinya yang akan menjadi cawapres tidak benar.
 

Bantahan di Tengah Spekulasi Politik
 

Nama Dasco belakangan dikaitkan dengan spekulasi mengenai kemungkinan pergantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
 

Namun, Dasco membantah kabar tersebut. Ia menyebut isu pencalonan dirinya sebagai cawapres merupakan informasi bohong atau hoaks.
 

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai pencalonan Dasco sebagai wakil presiden. Pernyataan Dasco sekaligus menjadi klarifikasi atas spekulasi yang berkembang di ruang publik.
 

Kasus Penyadapan Menjadi Sorotan
 

Pernyataan Dasco muncul di tengah proses penanganan perkara dugaan penyadapan ilegal yang disebut menyasar Presiden Prabowo dan sejumlah pihak lainnya.
 

Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Penyidikan mencakup dugaan penyadapan ilegal, akses tanpa hak terhadap sistem elektronik, serta dugaan penghilangan atau perusakan informasi elektronik.
 

Kasus ini juga mendapat perhatian pemerintah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menyebut dugaan tindakan tersebut sebagai persoalan serius karena berkaitan dengan keselamatan pimpinan negara dan kepentingan nasional.
 

Dugaan Pengalihan Isu Perlu Ditelusuri
 

Dasco tidak menyebutkan secara terperinci siapa pihak yang diduga berada di balik kemunculan isu pencalonan dirinya sebagai cawapres.
 

Karena itu, dugaan adanya upaya pengalihan isu tersebut masih merupakan penilaian Dasco yang belum disertai bukti terbuka mengenai pihak maupun motif di baliknya.
 

Di sisi lain, penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal tetap menjadi perhatian publik. Proses penyidikan diharapkan dapat mengungkap fakta dan pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.
 

RMBANTEN.COM – Gancang, Bener, Percaya Kajen.rajamedia

Komentar: