Dasco Bantah Isu Jadi Cawapres, Sebut Ada Pengalihan Isu Penyadapan
RMBANTEN.COM — Jakarta — Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah kabar yang menyebut dirinya akan menjadi calon wakil presiden (cawapres). Ia menilai isu tersebut muncul sebagai upaya mengalihkan perhatian publik dari kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan itu disampaikan Dasco melalui akun X pribadinya, @bang_dasco, pada Rabu (4/11/2026) malam. Ia mengaitkan munculnya spekulasi pencalonan dirinya dengan isu penyadapan ilegal yang tengah menjadi perhatian publik.
“Ada upaya Pengalihan isu dari Hot isu Penyadapan Ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres,” tulis Dasco.
Dalam unggahan lainnya, Dasco menegaskan bahwa kabar mengenai dirinya yang akan menjadi cawapres tidak benar.
Bantahan di Tengah Spekulasi Politik
Nama Dasco belakangan dikaitkan dengan spekulasi mengenai kemungkinan pergantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Namun, Dasco membantah kabar tersebut. Ia menyebut isu pencalonan dirinya sebagai cawapres merupakan informasi bohong atau hoaks.
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai pencalonan Dasco sebagai wakil presiden. Pernyataan Dasco sekaligus menjadi klarifikasi atas spekulasi yang berkembang di ruang publik.
Kasus Penyadapan Menjadi Sorotan
Pernyataan Dasco muncul di tengah proses penanganan perkara dugaan penyadapan ilegal yang disebut menyasar Presiden Prabowo dan sejumlah pihak lainnya.
Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Penyidikan mencakup dugaan penyadapan ilegal, akses tanpa hak terhadap sistem elektronik, serta dugaan penghilangan atau perusakan informasi elektronik.
Kasus ini juga mendapat perhatian pemerintah. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menyebut dugaan tindakan tersebut sebagai persoalan serius karena berkaitan dengan keselamatan pimpinan negara dan kepentingan nasional.
Dugaan Pengalihan Isu Perlu Ditelusuri
Dasco tidak menyebutkan secara terperinci siapa pihak yang diduga berada di balik kemunculan isu pencalonan dirinya sebagai cawapres.
Karena itu, dugaan adanya upaya pengalihan isu tersebut masih merupakan penilaian Dasco yang belum disertai bukti terbuka mengenai pihak maupun motif di baliknya.
Di sisi lain, penanganan kasus dugaan penyadapan ilegal tetap menjadi perhatian publik. Proses penyidikan diharapkan dapat mengungkap fakta dan pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.
RMBANTEN.COM – Gancang, Bener, Percaya Kajen.![]()
Kaamanan 4 hari yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu
Pamenteun | 4 hari yang lalu
Ékobis | 2 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Kaamanan | 6 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Warta Banten | 1 minggu yang lalu