Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Dari Tangerang, Prabowo Tegaskan Tidak Ada Pemutihan untuk Pengusaha Nakal!

Laporan: Raja Media Network
Jumat, 29 Agustus 2025 | 11:34 WIB
Presiden RI Prabowo Suboanto di acara Apkasi Otonomi Expo 2025. - Repro -
Presiden RI Prabowo Suboanto di acara Apkasi Otonomi Expo 2025. - Repro -

RMBANTEN.COM - Tangerang — Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan sikap kerasnya terhadap pengusaha-pengusaha nakal yang melanggar aturan. 
 

Dalam sambutannya pada Pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2025 di Banten, Kamis (28/8), Prabowo memastikan tidak ada kompromi.
 

“Enak saja, sudah melanggar minta diputihkan. Kalau mau ganti rugi, ganti rugi yang benar. Kalau tidak, ya saya ambil,” tegasnya.
 

Tambang Ilegal Jadi Sasaran
 

Prabowo menyoroti masih banyaknya tambang ilegal yang beroperasi tanpa izin. Ia menegaskan telah memerintahkan aparat untuk mengamankan seluruh aset negara tersebut.
 

“Masih banyak yang melanggar. Belum lagi tambang-tambang yang tidak ada izin, sudah saya kasih perintah untuk diamankan semua itu,” ujarnya.
 

Target Penguasaan Lahan Naik Setiap Bulan
 

Hingga Agustus 2025, pemerintah telah berhasil menguasai kembali 3,2 juta hektare lahan dari tangan pengusaha nakal. Prabowo menargetkan jumlah itu naik menjadi 3,5 juta hektare di akhir Agustus, lalu 3,7 juta hektare pada September.
 

“Mungkin September jadi 3,7 juta hektare sudah kami kuasai kembali di tangan pemerintah Republik Indonesia,” ucapnya.
 

Sesuai Amanat Konstitusi
 

Prabowo menegaskan, langkah tegas ini sejalan dengan UUD 1945 yang menekankan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.
 

“Ada pengusaha besar, sudah dikasih HGU, dikasih kredit dari bank pemerintah, masih melanggar, masih tidak mau bayar pajak, bahkan ada yang di hutan lindung. Mereka mengira pemerintah bisa diatur. Itu tidak akan saya biarkan,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: