Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

DPR Sidak Bendungan Karian Lebak, Soroti Keamanan hingga Pasokan Air Bersih!

Laporan: Tim Redaksi
Jumat, 16 Januari 2026 | 09:26 WIB
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR ke Bendungan Karian, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Kamis (15/1/2026). - Humas DPR  -
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR ke Bendungan Karian, Rangkasbitung, Lebak, Banten, Kamis (15/1/2026). - Humas DPR -

RAJAMEDIA.CO - Lebak, Kunker - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunker) ke Bendungan Karian di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Kamis (15/1/2026). Kunjungan ini untuk memastikan infrastruktur strategis tersebut berfungsi optimal, aman, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
 

“Tujuan Kunjungan Kerja Spesifik ini adalah melaksanakan tugas dan fungsi DPR RI, khususnya fungsi pengawasan, agar pembangunan infrastruktur yang telah dibiayai negara benar-benar memberikan manfaat nyata,” ujar Ridwan Bae.
 

Perhatian pada Kesiapan Operasi dan Sistem Keamanan Bendungan)
 

Dalam kunjungannya, Komisi V DPR menaruh perhatian khusus pada kesiapan pengelolaan, operasi, dan pemeliharaan Bendungan Karian. Aspek keamanan bendungan dan keselamatan masyarakat di wilayah hilir juga menjadi sorotan utama.
 

Ridwan menekankan pentingnya kesiapan sistem pemantauan dan langkah-langkah antisipasi darurat agar masyarakat merasa aman dan terlindungi.
 

Dorong Integrasi dengan SPAM untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih dan Industri
 

Komisi V DPR juga mendorong pemanfaatan Bendungan Karian secara optimal melalui sistem penyaluran air baku Karian Serpong Conveyance System (KSCS). Integrasi dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Karian–Serpong diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, mendukung kawasan industri, serta membantu pengendalian banjir di Banten dan sekitarnya.
 

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan pemerintah daerah dalam pemantauan data curah hujan dan debit air untuk pengambilan kebijakan yang lebih responsif.
 

“Keberadaan Bendungan Karian beserta infrastruktur pendukungnya diharapkan dapat memberikan dorongan nyata bagi pembangunan daerah, memperkuat ketahanan air, dan mendukung aktivitas ekonomi,” pungkas legislator dapil Sulawesi Tenggara ini.rajamedia

Komentar: