Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banjir Candulan Berangsur Surut, Kiriman Air Hulu & Sampah Jadi Biang Kerok!

Laporan: CAREP-01
Senin, 06 April 2026 | 08:36 WIB
Banjir  di wilayah Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (6/4/26).  - Foto: Diskominfo Kota Tangerang -
Banjir di wilayah Candulan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (6/4/26). - Foto: Diskominfo Kota Tangerang -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang – Banjir di wilayah Candulan, khususnya sekitar Jembatan Polor, Kecamatan Cipondoh, mulai berangsur surut pada Senin (6/4/2026). Meski demikian, petugas gabungan masih bersiaga untuk memastikan kondisi benar-benar aman.
 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan ketinggian muka air (TMA) yang sebelumnya sempat mencapai sekitar 120 cm kini mulai menurun.
 

“Pagi ini debit air lebih rendah karena tidak ada hujan lanjutan di Kota Tangerang,” ujarnya melansir laman Pemkot Tangerang.
 

Dampak Kiriman Air Hulu
 

Menurut Mahdiar, banjir terjadi akibat kiriman air dari wilayah hulu yang sebelumnya diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
 

Aliran air menuju Kali Angke berdampak ke wilayah hilir, terutama di sekitar bendungan dan Jembatan Polor.
 

“Di titik ini aliran cenderung terhambat, ditambah tumpukan sampah yang terbawa arus sehingga genangan cepat terjadi,” katanya.
 

Candulan Paling Lama Terdampak
 

Ia menyebut dibandingkan wilayah lain seperti Duren Villa dan Ciledug Indah yang sempat tergenang namun cepat surut, kawasan Candulan termasuk yang paling lama terdampak.
 

Kondisi geografis serta hambatan aliran air menjadi penyebab utama genangan bertahan lebih lama.
 

Petugas Masih Lakukan Penanganan
 

Saat ini, petugas dari BPBD, Dinas Sosial, dan instansi terkait masih berada di lokasi. Mereka melakukan pemantauan, membantu warga, serta memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
 

“Kami juga melakukan pembersihan material yang menghambat aliran air dan terus memantau debit,” ujarnya.
 

Koordinasi dengan DKI Jakarta
 

BPBD Kota Tangerang juga berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk wilayah DKI Jakarta, untuk mencari solusi jangka panjang penanganan banjir di aliran Kali Angke.
 

Warga Diminta Tetap Waspada
 

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat saat ini masih masa peralihan musim hujan ke kemarau.
 

Warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air maupun sungai guna mencegah banjir kembali terjadi.rajamedia

Komentar: