Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni Antar Putranya Ambil Rapor, Ajak Para Ayah Terlibat Aktif dalam Pendidikan Anak

Laporan: Firman
Kamis, 18 Juni 2026 | 17:53 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat mendampingi langsung putranya, Raffiandra Putra mengambil rapor di Sekolah High/Scope Indonesia Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Kamis (18/6/2026). - Biro Adimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat mendampingi langsung putranya, Raffiandra Putra mengambil rapor di Sekolah High/Scope Indonesia Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Kamis (18/6/2026). - Biro Adimpro Banten -

RMBANTEN.COM — Tangerang Selatan — Gubernur Banten Andra Soni memberi contoh nyata dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) dengan mendampingi langsung putranya, Raffiandra Putra, saat pengambilan rapor di Sekolah High/Scope Indonesia Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Kamis (18/6/2026).
 

Bukan sebagai gubernur, Andra datang sebagai seorang ayah.
 

Ia hadir untuk memastikan proses pendidikan anaknya berjalan baik sekaligus menunjukkan bahwa keterlibatan ayah dalam pendidikan anak merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter generasi masa depan.
 

Raffiandra yang kini duduk di kelas 9 bersama 19 teman seangkatannya telah menyelesaikan masa belajar dan dinyatakan lulus. Setelah ini, ia akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
 

GEMAR Bukan Sekadar Ambil Rapor
 

Bagi Andra Soni, Gerakan Ayah Mengambil Rapor bukan sekadar agenda seremonial atau gerakan serentak semata.
 

Menurutnya, kehadiran seorang ayah dalam momen sederhana seperti pengambilan rapor memiliki dampak psikologis yang sangat besar bagi anak.
 

"Ini merupakan upaya kita membentuk generasi emas yang didukung oleh keluarga berkualitas," kata Andra mengutip laman bantenprov.go.id.
 

Ia menilai, momen ketika seorang ayah hadir mendampingi anak di sekolah akan menjadi memori emosional yang terus diingat hingga dewasa.
 

Kehadiran itu akan memperkuat rasa percaya diri anak sekaligus mempererat hubungan emosional antara ayah dan anak.
 

Mengubah Budaya Pengasuhan
 

Andra menegaskan bahwa GEMAR bukanlah sebuah kewajiban atau tuntutan bagi para ayah.
 

Gerakan ini lebih merupakan ajakan untuk membangun budaya pengasuhan yang lebih kolaboratif di dalam keluarga.
 

Selama ini, urusan pendidikan anak sering kali dianggap sebagai tanggung jawab ibu. Padahal, peran ayah memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap tumbuh kembang anak.
 

Karena itu, Andra mengajak seluruh ayah di Banten untuk meluangkan waktu hadir mendampingi anak saat pengambilan rapor.
 

"Saya mengajak para ayah untuk ikut hadir mendampingi anak-anaknya. Karena hal sederhana seperti ini bisa memberikan dampak yang luar biasa bagi masa depan mereka," ujarnya.
 

ASN Diminta Jadi Penggerak
 

Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten, Andra meminta agar ikut menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan ayah dalam pendidikan anak.
 

Ia berharap ASN dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga, kerabat, maupun masyarakat sekitar.
 

Menurutnya, GEMAR merupakan simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia.
 

"Ini merupakan simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia, dari yang semula terpusat pada peran ibu menjadi kolaboratif dan setara," tegas Andra.
 

BKKBN: Andra Beri Teladan Nyata
 

Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Yuda Ganda Putra, yang turut mendampingi kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Gubernur Banten.
 

Menurutnya, Andra Soni telah menunjukkan bahwa tanggung jawab sebagai kepala daerah dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sebagai seorang ayah.
 

"Keterlibatan orang tua, terutama ayah, dalam kehidupan dan pendidikan anak menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta generasi Banten yang unggul dan berkarakter," ujar Yuda.
 

Dari Hal Sederhana untuk Perubahan Besar
 

Sebagai bentuk dukungan terhadap program GEMAR, Pemprov Banten telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah pada 11 Juni 2026.
 

Gerakan ini diharapkan tidak berhenti sebagai program sesaat, melainkan menjadi kebiasaan baru dalam kehidupan keluarga Indonesia.
 

Sebab perubahan besar sering kali lahir dari langkah-langkah sederhana.
 

Dan bagi seorang anak, merasa diperhatikan, dihargai, dan dianggap penting oleh ayahnya adalah salah satu hadiah terbesar yang akan selalu mereka ingat sepanjang hidup.rajamedia

Komentar: