Rekor Persita Runtuh! Carlos Pena Soroti Finishing dan Rapuhnya Konsentrasi
RMBANTEN.COM — Tangerang — Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, menyampaikan kekecewaannya setelah Pendekar Cisadane kalah 0-1 dari Isenmulang Kalteng FC dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Banten International Stadium (BIS), Serang.
Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Persita musim ini setelah sebelumnya mampu mempertahankan rekor tidak terkalahkan sejak pekan pembuka.
Carlos Pena menilai timnya sebenarnya mampu menguasai permainan dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Banyak Peluang, Persita Gagal Memaksimalkan Finishing
Pena menyoroti ketidakmampuan para pemainnya dalam memanfaatkan peluang di area pertahanan lawan.
Menurutnya, Persita mampu membangun serangan dan menciptakan ancaman, tetapi tidak diimbangi akurasi penyelesaian akhir yang memadai di sepertiga akhir lapangan.
Situasi tersebut menjadi salah satu persoalan utama yang harus segera diperbaiki. Sebab, dominasi permainan tidak akan memberikan hasil maksimal apabila peluang yang tercipta gagal menghasilkan gol.
Persiapan Pramusim dan Kekompakan Jadi Evaluasi
Selain persoalan teknis, pelatih asal Spanyol itu juga mengungkapkan adanya kendala dalam persiapan tim.
Keterlambatan persiapan awal pramusim serta proses bongkar pasang pemain disebut turut memengaruhi kekompakan skuad.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi tim pelatih untuk membangun kembali koordinasi dan konsistensi permainan Persita.
Kebobolan Menit ke-68, Konsentrasi Pertahanan Dipertanyakan
Persita akhirnya harus menerima kekalahan setelah Adilson Silva mencetak gol untuk Isenmulang Kalteng FC pada menit ke-68.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan tim tamu. Pena menyayangkan kelengahan lini pertahanan yang gagal mengantisipasi momentum serangan lawan.
Menurut evaluasi pelatih, konsentrasi sepanjang pertandingan menjadi hal penting yang harus diperbaiki agar Persita tidak kembali kehilangan poin akibat kesalahan pada momen krusial.
Carlos Pena Minta Persita Berbenah dari Internal
Menghadapi hasil mengecewakan tersebut, Pena menegaskan bahwa Persita harus melakukan evaluasi dan perbaikan dari internal tim sendiri.
Perbaikan penyelesaian akhir, peningkatan kekompakan, serta menjaga konsentrasi pertahanan menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian.
Kekalahan dari Isenmulang menjadi peringatan bagi Pendekar Cisadane bahwa persaingan BRI Super League 2026/2027 semakin ketat.
Setelah rekor tak terkalahkan terhenti, Persita kini dituntut segera bangkit agar tetap mampu bersaing di papan atas klasemen.
RMBANTEN.COM – Gancang, Bener, Percaya Kajen.![]()
Ékobis 1 hari yang lalu
Kaamanan | 1 minggu yang lalu
Pulitik Jero | 1 minggu yang lalu
Ékobis | 5 hari yang lalu
Pamenteun | 6 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu
Ékobis | 3 hari yang lalu
Peristiwa | 4 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Kaamanan | 1 hari yang lalu