Musicycle Juara! Komunitas Gowes, Tanam Pohon & Bermusik Raih Tangsel Creative Awards 2026
RMBANTEN.COM - Tangsel – Di tengah maraknya komunitas olahraga yang bermunculan di Kota Tangerang Selatan, Musicycle tampil berbeda. Mereka tidak hanya mengajak masyarakat bersepeda, tetapi juga menanam pohon dan menciptakan karya musik sebagai bagian dari gerakan pelestarian lingkungan.
Konsistensi itulah yang mengantarkan Musicycle meraih penghargaan Komunitas Berbasis Olahraga Terbaik dalam ajang Tangsel Creative Awards 2026.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kiprah Musicycle yang berhasil menggabungkan olahraga, lingkungan hidup, dan kreativitas dalam satu gerakan yang inspiratif.
Gowes untuk Langit Biru, Tanam Pohon untuk Bumi Hijau
Pegiat Musicycle, Edy Kusno, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima komunitasnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar trofi, melainkan energi baru untuk memperluas gerakan peduli lingkungan yang selama ini mereka bangun.
"Di Musicycle, kita tidak sekadar berkumpul dan bersepeda bersama. Musicycle adalah sebuah gerakan aksi nyata yang menggabungkan tiga pilar utama," ujar Edy di Tangsel, Sabtu (20/6/2026).
Pilar pertama adalah kesehatan fisik dan upaya mengurangi polusi melalui budaya bersepeda.
"Bersepeda untuk membirukan langit," katanya.
Pilar kedua adalah kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan penghijauan.
"Menanam pohon untuk menghijaukan bumi."
Sedangkan pilar ketiga adalah kreativitas dan kebersamaan melalui penciptaan karya musik yang membawa pesan konservasi.
Menjaga Bumi dengan Cara Menyenangkan
Bagi Musicycle, kampanye lingkungan tidak harus dilakukan dengan cara yang kaku dan membosankan.
Komunitas ini justru memilih pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui olahraga dan seni.
"Kita ingin membuktikan bahwa menjaga bumi bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan penuh harmoni," kata Edy.
Karena itu, setiap kegiatan Musicycle selalu menggabungkan unsur edukasi, aksi nyata, dan kreativitas agar pesan lingkungan lebih mudah diterima masyarakat.
Dari Komunitas Menjadi Agen Perubahan
Edy menegaskan Musicycle tidak ingin berhenti sebagai komunitas hobi semata.
Lebih dari itu, mereka ingin menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor, Musicycle terus mengajak masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga bumi.
"Semoga dengan penghargaan ini, pergerakan lingkungan hidup semakin membesar. Terutama kepada para pemangku kebijakan, hendaknya membuat aturan yang lebih peduli lingkungan, tidak hanya seremoni belaka," tegasnya.
Rawat Ribuan Pohon dan Siapkan Album Baru
Saat ini Musicycle memiliki sejumlah lokasi penghijauan yang menjadi fokus perawatan rutin.
Di antaranya kawasan sempadan Sungai Ciliwung di Srengseng Sawah, Jakarta, sempadan Kali Sevilla BSD, serta kawasan Setu Sasak Tinggi.
Tak hanya bergerak di bidang lingkungan, komunitas ini juga tengah menyiapkan karya kreatif terbaru berupa mini album "Musik Konservasi Vol II", yang menjadi lanjutan dari kampanye lingkungan melalui musik.
Perluas Gerakan ke Sekolah dan Masyarakat
Ke depan, Musicycle akan semakin agresif memperluas jangkauan gerakannya.
Melalui program Sekolah Hijau, mereka mendorong budaya bersepeda di kalangan pelajar.
Sementara program Gowes Konservasi ditujukan untuk memperkenalkan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan kepada masyarakat umum.
Bersaing dengan Komunitas Hebat
Penghargaan Komunitas Berbasis Olahraga Terbaik tidak diraih dengan mudah.
Musicycle harus bersaing dengan sejumlah komunitas inspiratif lainnya yang juga masuk nominasi Tangsel Creative Awards 2026.
Di antaranya Balance Bike Tangsel, komunitas balap sepeda anak yang fokus membangun karakter melalui olahraga.
Kemudian Ciputat Runners, komunitas lari yang rutin beraktivitas di kawasan Situ Gintung dan aktif mengikuti berbagai event nasional maupun internasional.
Serta Biscovia, komunitas paddling atau kano yang mendorong pengembangan wisata situ dan kesadaran lingkungan di Kota Tangerang Selatan.
Namun pada akhirnya, konsep unik yang memadukan olahraga, lingkungan, dan musik membuat Musicycle berhasil mencuri perhatian dewan juri.
Musicycle membuktikan bahwa mengayuh sepeda bukan sekadar olahraga. Di tangan mereka, setiap putaran roda menjadi gerakan untuk membirukan langit, menghijaukan bumi, dan menyuarakan harapan lewat musik.![]()
Patandang 6 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Patandang | 2 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu





