Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Masjid Naik Kelas! Gubernur Andra Dukung Sertifikasi Wakaf, BPJS Marbot hingga Charging Motor Listrik

Laporan: Firman
Senin, 06 Juli 2026 | 20:16 WIB
Foto ilustrasi RMN - Biro Adpimpro Banten -
Foto ilustrasi RMN - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM  — Serang — Pemerintah Provinsi Banten memperkuat sinergi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Banten untuk mengembangkan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat. Sejumlah program strategis mulai dari sertifikasi tanah wakaf hingga perlindungan sosial bagi marbot menjadi fokus pembahasan.
 

Komitmen itu mengemuka saat Gubernur Banten Andra Soni menerima jajaran pengurus DMI Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (6/7/2026).
 

Menurut Andra Soni, masjid tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan masyarakat, hingga penggerak ekonomi umat.
 

"Pemprov Banten menyambut baik seluruh program yang disampaikan DMI. Kami siap membangun sinergi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Andra Soni.
 

Sertifikasi Tanah Wakaf Jadi Prioritas
 

Ketua DMI Provinsi Banten KH Bunyamin Hafidz menjelaskan, salah satu program utama yang diusulkan adalah percepatan sertifikasi tanah wakaf.
 

Program tersebut mencakup tanah wakaf untuk masjid, musala, majelis taklim, pondok pesantren, hingga sekolah-sekolah keagamaan.
 

Menurutnya, langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid guna memberikan kepastian hukum terhadap aset-aset wakaf milik umat.
 

"Dengan sertifikasi, aset wakaf akan lebih terlindungi dan memiliki kepastian hukum," kata Bunyamin.
 

Marbot, Imam, Guru Ngaji Masuk BPJS Ketenagakerjaan
 

DMI juga mengusulkan agar para marbot masjid, imam, dan guru ngaji mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
 

Bunyamin menilai para pengabdi rumah ibadah juga berhak memperoleh jaminan sosial, mulai dari perlindungan kecelakaan kerja hingga santunan kematian.
 

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pelayan umat yang selama ini bekerja dengan penuh pengabdian.
 

Masjid Jadi Titik Charging Motor Listrik
 

Dalam audiensi itu, DMI turut menawarkan gagasan baru, yakni menjadikan masjid sebagai lokasi penyedia fasilitas pengisian daya (charging station) kendaraan listrik.
 

Targetnya, sekitar 3.000 masjid di Provinsi Banten yang memenuhi syarat dapat dilengkapi fasilitas tersebut.
 

Selain mendukung transisi energi bersih, program ini diharapkan dapat memperluas fungsi sosial masjid di tengah masyarakat.
 

Festival Panjang Mulud Siap Digelar
 

Tak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi dan sosial, DMI juga berkomitmen menjaga tradisi Islam di Banten.
 

Pada bulan Mulud atau sekitar September 2026 mendatang, DMI berencana menggelar Festival Panjang Mulud sebagai ajang pelestarian budaya religius khas Banten.
 

Festival tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat identitas budaya Islam yang telah mengakar di Tanah Jawara.
 

RAJA MEDIA | Banten Bergerakrajamedia

Komentar: