Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Sabet WTP 15 Kali Beruntun, Kota Tangerang Diganjar Penghargaan Kemenkeu

Laporan: RMN
Kamis, 22 September 2022 | 14:01 WIB
Walikota Tangerang, Arief Wismansyah saat mendapat pengahargaan daerah yang mendapat WTP 15 kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan yang diserahkan langsung Menkeu Sri Mulyani/Repro
Walikota Tangerang, Arief Wismansyah saat mendapat pengahargaan daerah yang mendapat WTP 15 kali berturut-turut dari Kementerian Keuangan yang diserahkan langsung Menkeu Sri Mulyani/Repro

RMBanten.com, TangKot - Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diberikan kepada Kota Tangerang yang menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang meraih WTP minimal 15 kali berturut-turut.

Penghargaan diserahkanlangsung Menteri Keuangan RI Sri Mulyani kepada Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022.

Atas capaian itu, Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah mengatakan, penghargaan yang telah diraih oleh Pemerintah Kota Tangerang merupakan buah dari kerja keras dan kerja sama dari seluruh jajaran untuk mewujudkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Pemkot Tangerang terus berupaya menjalankan kewajiban dalam tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntable. Dan opini WTP merupakan sebuah kepatutan selaku pemerintah daerah," ujar Arief dalam acara yang mengusung tema "Mengawal Akuntabilitas Keuangan Dan Kinerja Untuk Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat" di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan RI, Jakarta, Kamis (22/9).

Sementara, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dalam sambutannya saat membuka Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 menyampaikan, bahwa pencapaian merupakan hal yang luar biasa dalam membangun tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan dan bertanggung jawab.

"Tapi yang lebih penting bagaimana APBN ataupun APBD sebagai instrumen keuangan dapat bermanfaat dalam memecahkan masalah," demikian Sri Mulyani.rajamedia

Komentar: