Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Anggota Fraksi PKB Desak Karhutla Ditetapkan sebagai Bencana Nasional

Laporan: Raja Media Network
Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:52 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan - RMN -
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan - RMN -

RMBANTEN.COM – Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Desakan ini muncul setelah kebakaran dan kabut asap dilaporkan berlangsung selama tiga bulan terakhir dan berdampak pada kesehatan, transportasi, pendidikan, serta perekonomian masyarakat.
 

“Kondisi saat ini sudah di ambang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Tiga bulan karhutla sudah seperti hidup di neraka bagi masyarakat terdampak,” kata Daniel di Jakarta, Senin (12/10/2026).
 

Minta Penanganan Diperkuat
 

Daniel menilai penanganan karhutla sejauh ini belum membuahkan hasil signifikan. Ia meminta pemerintah mengerahkan seluruh kekuatan untuk memadamkan titik api dan mengatasi dampak kabut asap.
 

Menurutnya, penetapan status bencana nasional dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan mobilisasi sumber daya dalam penanganan krisis. Ia juga mendorong pemerintah membuka peluang bantuan internasional, termasuk dari negara tetangga seperti Malaysia.
 

Desak Evakuasi Kelompok Rentan
 

Daniel meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas untuk melindungi masyarakat di wilayah terdampak. Jika kondisi semakin memburuk, ia mendorong evakuasi kelompok rentan, terutama balita dan lansia, ke kawasan yang bebas dari paparan asap.
 

Ia menegaskan, perlindungan warga harus menjadi prioritas di tengah ancaman kesehatan, lingkungan, sosial, dan ekonomi akibat karhutla.
 

Prabowo Panggil Jajaran untuk Evaluasi
 

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin sore, untuk membahas penanganan dan mengevaluasi strategi pengendalian karhutla, khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan.
 

Menko Polkam Dudung Abdurachman menyatakan rapat tersebut diikuti sejumlah pihak terkait, termasuk Panglima TNI, Kapolri, Kementerian Kehutanan, dan BNPB.
 

“Beliau sangat serius sekali tentang penanganan karhutla ini,” kata Dudung kepada wartawan sebelum rapat.
 

Evaluasi tersebut diharapkan memperkuat langkah pemerintah dalam mengendalikan kebakaran, mengurangi dampak kabut asap, dan melindungi masyarakat di wilayah terdampak.
 

RAJAMEDIA.CO – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: