Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Air Diduga Tercemar E. coli, Pilar Minta WTP Serpong Lagoon Dievaluasi

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:45 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat mengecek WTP Serpong Lagoon  - Foto: Pemkot Tangsel/RMB -
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat mengecek WTP Serpong Lagoon - Foto: Pemkot Tangsel/RMB -

RMBANTEN.COM – Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, meminta pengelola Water Treatment Plant (WTP) Perumahan Serpong Lagoon segera menyediakan pasokan air bersih alternatif bagi warga. Langkah ini menyusul kasus diare yang diduga berkaitan dengan kontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli) pada air yang didistribusikan.
 

Permintaan tersebut disampaikan Pilar saat bertemu warga dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kamis (15/10/2026).
 

Pilar menegaskan, pengelola harus bertanggung jawab memenuhi kebutuhan air bersih warga sembari melakukan perbaikan menyeluruh terhadap instalasi pengolahan dan jaringan distribusi.
 

“Dengan adanya permasalahan ini, pihak pengelola harus ikut bertanggung jawab memberikan distribusi air bersih, entah dari mana. Yang penting standar mutu bakunya terpenuhi,” ujar Pilar melansir laman resmi Pemkot Tangsel.
 

Penggunaan Air WTP Diminta Dihentikan Sementara
 

Pilar meminta penggunaan air dari WTP Serpong Lagoon dihentikan sementara hingga hasil pemeriksaan memastikan air memenuhi persyaratan kualitas.
 

Sementara itu, pasokan air alternatif harus diawasi Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kota Tangsel untuk memastikan kualitasnya memenuhi standar kesehatan.
 

Pemkot Tangsel juga akan mengevaluasi instalasi melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan apakah persoalan berasal dari proses pengolahan air atau jaringan distribusi menuju rumah warga.
 

Langkah ini dinilai penting agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan.
 

Pilar Minta Perbaikan WTP Secara Menyeluruh
 

Selain menyediakan air alternatif, pengelola WTP diminta melakukan pembersihan dan desinfeksi instalasi, mengoptimalkan klorinasi, serta memeriksa jaringan perpipaan untuk mengidentifikasi kemungkinan kebocoran.
 

Pilar menegaskan, penyelesaian persoalan tersebut tidak boleh sebatas tindakan sementara. Perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh dan berorientasi jangka panjang.
 

“WTP ini bisa dibenahi secara total. Bukan pembenahan sedikit-sedikit, tetapi secara menyeluruh, mulai dari pengolahan air sampai pendistribusian dan jalur pemipaannya. Itu harus diperbaiki sesuai standar,” tegasnya.
 

Ia juga meminta pengelola terbuka kepada pemerintah daerah mengenai kendala yang dihadapi serta menyelesaikan persyaratan administrasi yang diperlukan.
 

Menurut Pilar, upaya kerja sama dengan Perumda Tirta Pakuan/PAM sebelumnya telah dibahas, tetapi belum menemukan titik temu.
 

Hasil Pemeriksaan Temukan E. coli pada Tiga Sampel
 

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tangsel bersama Puskesmas Keranggan telah melakukan penyelidikan epidemiologi dan mengambil tiga sampel air untuk pemeriksaan laboratorium.
 

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya E. coli pada seluruh sampel yang diuji, dengan angka sebagai berikut:
 

1. Sampel reservoir WTP: 14.

2. Sampel rumah warga yang menggunakan filter: 660.

3. Sampel rumah warga tanpa filter: 956.
 

Hasil tersebut menunjukkan adanya kontaminasi bakteri E. coli pada ketiga sampel air yang diperiksa. Namun, sumber dan jalur kontaminasi masih perlu ditelusuri lebih lanjut melalui pemeriksaan instalasi pengolahan, sumber air baku, dan jaringan perpipaan.
 

Temuan ini menjadi dasar penting untuk mengevaluasi kualitas air yang didistribusikan kepada warga. Meski demikian, hubungan langsung antara kontaminasi air dan kasus diare masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.
 

Pemkot Tangsel Dorong Solusi Jangka Panjang
 

Pilar menegaskan bahwa keselamatan dan kebutuhan warga harus menjadi prioritas dalam penyelesaian persoalan tersebut.
 

Ia berharap pengelola tidak hanya menyediakan pasokan air alternatif, tetapi juga memastikan seluruh proses pengolahan hingga distribusi air memenuhi standar yang berlaku.
 

Perbaikan menyeluruh diharapkan dapat mencegah persoalan serupa terulang sekaligus memulihkan kepercayaan warga terhadap kualitas layanan air bersih di Perumahan Serpong Lagoon.
 

RMBANTEN.COM – Kabar Gancang, Bener, Percaya Kajen.rajamedia

Komentar: