Banten

Parlemen

Politik

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Olahraga

Calon Dewan

Nasional

Dunia

Gaya Hidup

Opini

Gercep! Polisi Gak Pakai Lama Ciduk Pembunuh Mayat Terbungkus Sarung di Pamulang

Laporan: Lani Fahrudin
Minggu, 12 Mei 2024 | 08:39 WIB
Jasad mayat terbungkus sarung di Perumahan Makadam di Pamulang. (Foto: LAN?RMB)
Jasad mayat terbungkus sarung di Perumahan Makadam di Pamulang. (Foto: LAN?RMB)

RMBANTEN.COM - Hukrim, Tangsel - Polsek Pamulang berhasil mengungkap pelaku pembunuhan dengan jasad korban ditemukan terbungkus sarung di kawasan Perumahan Makadam, Pamulang, pada Sabtu, (11/5) kemarin.

Aparat dari Polsek Pamulang tanpa waktu lama gerak cepat (gercep), cukup 1 x 24 jam berhasil menangkap pelaku.

Ditangkapnya pelaku pembunuhan tersebut diungkapkan langsung oleh Wanto selaku Ketua RT 04/02 Kelurahan Benda Baru Kecamata Pamulang.

Menurutnya pelaku pembunuhan mayat terbungkus sarung ini diketahui usai pihak kepolisian melakukan olah TKP hingga malam hari.

"Alhamdulillah Tuhan kasih cepat, gerak cepat Polisi yang pembunuhan buang (mayat) di komplek Makadam sudah ketemu," ujar Wanto dalam pesan suara, Minggu 12 Mei 2024.

"Ternyata (pelaku) dekat di komplek Gama Setia dengat masjid Agung. Tertangkap sudah 2 orang pelaku, alhamdulillah terimakasih pak Polisi semoga terungkap semua," tambahnya.

Wanto juga mengungkapkan pelaku pembunuhan mayat terbungkus sarung di Pamulang itu ternyata masih di bawah umur.

"Yang bunuh masih bocah," tukasnya.

Sementara untuk motif pembunuhan pihak Polres Tangsel masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari para pelaku.

Sebelumnya diberitakan, Jasad tanpa identitas yang ditemukan di kawasan Perumahan Makadam, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan pada Sabtu 11 Mei 2024.

Kapolsek Pamulang, Kompol Ghulam Nabi membenarkan, temuan jasad pria berkaos merah terbungkus kain sarung di Komplek Makadam, Jalan H Saleh 1 RT 04 RW 02, Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Tangsel pada Sabtu (11/5).

"Benar," singkatnya.

Ghulam menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan sejumlah luka akibat senjata tajam.

"Dari hasil pengecekan di TKP didapati luka leher digorok hampir putus, di tangan kiri luka bacok sebanyak 2x ,jari manis kanan putus , kelingking hampir putus sebelah," terang Ghulam.

Kini, jasad pria berkaos merah tersebut telah dibawa ke RS Polri Kramatjati.

Sebelumnya, warga sekitar, Tata mengatakan, saat melintas lokasi tersebut selepas menunaikan salat Subuh di Masjid tidak melihat adanya jasad tersebut.

"Berangkat mau Subuhan dan pulang salat subuh di Masjid itu enggak ada," katanya.

Namun, ia sempat melihat minibus yang sempat terparkir sebentar dilokasi.

"Saya lihat didepan rumah, saya juga tidak curiga," ujarnya.

Sampai akhirnya, grup whatsapp miliknya heboh penemuan jasad pria terbungkus sarung.rajamedia

Komentar: