Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Kericuhan Persita vs Persija Dikecam, Sejumlah Penonton Dilaporkan Luka-luka

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 19 Oktober 2026 | 00:05 WIB
Foto ilustrasi Raja Media Network - RMN -
Foto ilustrasi Raja Media Network - RMN -

RMBANTEN.COM – Tangerang – Manajemn Persita Tangerang menyayangkan insiden kekerasan yang terjadi dalam pertandingan menghadapi Persija Jakarta pada pekan kelima Super League, Sabtu (17/10/2026), di Banten International Stadium.
 

Kericuhan terjadi menjelang kickoff babak kedua. Pertandingan sempat terhenti akibat perkelahian yang melibatkan dua kelompok suporter. Selain itu, sejumlah insiden perkelahian lainnya dilaporkan terjadi di beberapa area tribun.
 

Dalam pernyataan resminya, Persita menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut, terutama setelah menerima laporan adanya penonton yang mengalami luka-luka.
 

Sejumlah Korban Mendapat Pertolongan Medis
 

Persita menyebut pihak penyelenggara pertandingan telah memberikan pertolongan pertama medis kepada para korban. Klub berharap seluruh korban memperoleh penanganan yang diperlukan dan segera pulih.

Persita juga menegaskan tengah mengumpulkan bukti serta berkoordinasi dengan I-League dan kepolisian setempat untuk menyusun laporan dan menindaklanjuti insiden tersebut.
 

Stadion Harus Menjadi Ruang Aman
 

Persita menilai sepak bola seharusnya menjadi olahraga yang dapat dinikmati semua kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang.
 

Stadion semestinya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi setiap orang, termasuk anak-anak dan keluarga, untuk menyaksikan pertandingan serta mendukung tim kebanggaan mereka.
 

Menurut Persita, kekerasan di stadion berpotensi meninggalkan rasa takut, trauma, dan pengalaman buruk bagi penonton. Insiden semacam ini juga dikhawatirkan mengurangi kepercayaan suporter terhadap keamanan stadion, bahkan membuat mereka enggan kembali menyaksikan pertandingan secara langsung.
 

Persita Dorong Evaluasi Penanganan Keamanan
 

Persita berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama agar keamanan pertandingan sepak bola semakin baik. Penanganan insiden dan koordinasi antarpihak terkait dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
 

Sepak bola, pada hakikatnya, merupakan olahraga yang menyatukan, menghadirkan kebahagiaan, dan membangun kebersamaan. Karena itu, rivalitas antarsuporter seharusnya tetap berada dalam koridor sportivitas, bukan berujung pada kekerasan.
 

RMBANTEN.COM – Gancang, Bener, Percaya Kajen.rajamedia

Komentar: